www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dugaan Pemborosan Triliunan Rupiah, DPR Desak MBG Dihentikan dan Diaudit Menyeluruh
Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08:08 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP, Charles Honoris, mendesak pemerintah menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah guna melakukan evaluasi total terhadap tata kelola program yang belakangan disorot karena dugaan pemborosan anggaran dan berbagai persoalan di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Charles menanggapi pengakuan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), yang mengungkap adanya pembengkakan ribuan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang diduga berkaitan dengan praktik jual beli titik.

"Ini bukan persoalan kecil. Pernyataan Pak Zulhas harus menjadi alarm keras bagi pemerintah. Jika benar terjadi pembengkakan yang berpotensi menimbulkan pemborosan lebih dari Rp1 triliun setiap bulan, maka negara tidak boleh tinggal diam dan menganggapnya sebagai persoalan administratif biasa," kata Charles kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam pengelolaan program yang selama ini menyedot anggaran sangat besar dari APBN.

Charles menegaskan momentum libur sekolah harus dimanfaatkan pemerintah untuk menghentikan sementara pelaksanaan MBG dan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh sistem yang berjalan.

"Libur sekolah adalah waktu yang tepat untuk melakukan moratorium sementara pelaksanaan program MBG. Pemerintah harus berani melakukan evaluasi total, bukan sekadar tambal sulam atau perbaikan kosmetik. Semua aspek harus dibedah secara menyeluruh agar publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," tegasnya.

Ia menilai evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada jumlah penerima manfaat atau capaian penyerapan anggaran, melainkan harus menyentuh kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Komisi IX DPR, lanjut Charles, meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG yang saat ini beroperasi di berbagai daerah.

"Audit harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari keamanan pangan, kualitas makanan, efektivitas penggunaan anggaran, hingga proses pengadaan dan penunjukan pengelola dapur. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Semua harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Charles juga menyoroti tingginya kasus keracunan yang terjadi selama pelaksanaan program MBG. Menurutnya, keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan demi mengejar target kuantitas program.

"Kita tidak boleh menutup mata terhadap fakta bahwa lebih dari 40 ribu anak telah menjadi korban keracunan makanan dalam pelaksanaan program ini. Ini bukan angka kecil. Ini menyangkut keselamatan generasi bangsa. Dapur-dapur yang terbukti bermasalah tidak cukup hanya diberi teguran. Jika berulang kali menyebabkan insiden, harus ditutup permanen," katanya.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak terjebak pada pencitraan angka-angka besar tanpa memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

"Keberhasilan program tidak boleh hanya diukur dari berapa juta penerima manfaat atau berapa triliun anggaran yang dihabiskan. Yang lebih penting adalah apakah program ini benar-benar memperbaiki status gizi anak-anak Indonesia dan dijalankan secara aman serta akuntabel," ujarnya.

Charles menegaskan pemerintah harus menjadikan masa libur sekolah sebagai momentum pembenahan besar-besaran agar program MBG tidak terus dibayangi persoalan yang berulang.

"Jangan sampai ambisi mengejar target kuantitas justru mengorbankan kualitas pelayanan, keamanan pangan, dan akuntabilitas penggunaan uang rakyat. Program yang baik adalah program yang memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menghasilkan angka yang terlihat besar di atas kertas," pungkasnya.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
  Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved