www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Solidaritas dari Ranah Minang, Lebih 1,6 Ton Rendang Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:01:36 WIB
Sumbar kumpulkan 1.687 Kg rendang untuk korban gempa NTT.(ilustrasi/int)
Sumbar kumpulkan 1.687 Kg rendang untuk korban gempa NTT.(ilustrasi/int)

SUMBAR - Kepedulian masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) terhadap warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui bantuan pangan khas Minangkabau.

Hingga Kamis (20/8/2026) malam, sebanyak 1.687,363 kilogram atau sekitar 1,6 ton rendang berhasil dikumpulkan di Pos Bantuan NTT, Kantor BPBD Sumbar.

Bantuan tersebut dihimpun Pemprov Sumbar setelah membuka pos pengumpulan bantuan bagi korban bencana.

Rendang menjadi salah satu pilihan utama karena dapat disimpan dalam waktu relatif lama, praktis dibawa, dan siap disantap oleh warga di lokasi terdampak.

Informasi mengenai pengumpulan bantuan tersebut disampaikan BPBD Sumbar melalui akun Instagram resminya, @bpbdprovsumbar, pada 22 Agustus 2026.

Kalaksa BPBD Sumbar, Erasukma Munaf mengatakan, jumlah rendang yang terkumpul sempat diperkirakan mencapai 1,5 ton.

Namun, antusiasme perangkat daerah, organisasi, serta masyarakat membuat realisasi bantuan melampaui target.

"Kalau dari rilis data yang kita terima hari ini, sudah mencapai 1,4 ton. Kemungkinan besok ada lagi yang masuk," kata Erasukma.

Pengumpulan bantuan berlangsung cepat. Sehari setelah pos bantuan dibuka, sebanyak 457 kilogram lebih rendang telah diterima dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar.

Tidak berhenti pada bantuan pemerintah, masyarakat umum juga diberi kesempatan untuk berpartisipasi.

Pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar turut dipersilakan mengirimkan rendang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak gempa di NTT.

Rendang yang diterima BPBD Sumbar datang dalam berbagai jenis kemasan. Agar proses pengiriman dan pendistribusian di daerah bencana lebih tertata, seluruh bantuan kemudian dikemas kembali menggunakan kardus dengan bentuk yang lebih seragam.

"Karena rendang yang datang dalam bentuk kemasan berbeda-beda, jadi kami kemas lebih seragam," kata Ilham.

Pengemasan ulang bukan sekadar untuk menyeragamkan tampilan. Cara tersebut juga dimaksudkan agar bantuan lebih mudah ditata, diangkut, dan didistribusikan ketika tiba di wilayah terdampak bencana.

Dengan jumlah bantuan yang mencapai lebih dari 1,6 ton, proses logistik menjadi bagian penting sebelum rendang diberangkatkan menuju NTT.

Penggunaan rendang sebagai bantuan bagi korban bencana memiliki alasan tersendiri. Makanan khas Minangkabau tersebut dikenal memiliki daya tahan relatif panjang dan tidak membutuhkan proses pengolahan rumit sebelum dikonsumsi.

Karakter itu menjadikan rendang sesuai untuk kondisi darurat, ketika akses terhadap dapur, bahan makanan segar, maupun fasilitas memasak dapat terganggu.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi dijadwalkan menyerahkan bantuan tersebut secara langsung. Rendang selanjutnya direncanakan diberangkatkan ke NTT menggunakan pesawat kargo.

Bagi Sumbar, pengiriman rendang untuk korban bencana bukan kali pertama dilakukan. Makanan yang telah menjadi bagian penting dari identitas kuliner Minangkabau itu sebelumnya juga digunakan sebagai bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Di tengah kondisi darurat, rendang tidak hanya membawa nilai pangan. Bantuan tersebut juga menjadi simbol solidaritas masyarakat Sumbar kepada warga NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
  Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved