www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum, Praktik Diduga Berlangsung Sejak 2010 dan Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Selasa, 03 November 2026 - 07:01:00 WIB
ist.
ist.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi pembayaran cukai rokok yang menyeret PT Djarum. Praktik yang sedang diselidiki tersebut diduga telah berlangsung selama 16 tahun, yakni sejak 2010 hingga 2026.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membenarkan informasi mengenai dugaan praktik yang berlangsung sejak 2010 tersebut.

"Iya, betul," kata Achmad saat dikonfirmasi pada Senin (2/11/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik mendalami dugaan tidak terpenuhinya kewajiban pembayaran cukai rokok sesuai ketentuan. Salah satu aspek yang ditelusuri adalah dugaan pemecahan produksi rokok melalui sejumlah perusahaan yang disebut terafiliasi dengan PT Djarum.

Skema tersebut diduga membuat pembayaran cukai menjadi lebih rendah dari yang seharusnya, sehingga berpotensi mengurangi penerimaan negara.

Dalam perhitungan awal, potensi kerugian negara dari perkara ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Meski demikian, angka tersebut masih didalami oleh penyidik KPK.

Dalam rangkaian penyidikan, KPK telah menggeledah enam perusahaan yang terafiliasi dengan PT Djarum pada Kamis (29/10/2026). Dari kegiatan tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan terhadap enam perusahaan itu merupakan bagian dari proses penyidikan dugaan korupsi di sektor cukai.

"Kali ini, objek penggeledahannya adalah enam perusahaan yang terafiliasi dengan PT Djarum," ujar Budi.

Sebelum menggeledah enam perusahaan tersebut, penyidik juga telah melakukan penggeledahan di kantor pusat PT Djarum serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kudus, Jawa Tengah.

Dalam penggeledahan sebelumnya, KPK mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Budi menjelaskan, seluruh barang bukti yang telah disita akan dianalisis dan ditelusuri lebih lanjut. Langkah itu dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan negara dari sektor cukai rokok.

Sementara itu, PT Djarum sebelumnya menyatakan akan bersikap kooperatif dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

Meski demikian, perusahaan mengaku belum mengetahui secara terperinci perkara yang tengah ditelusuri oleh KPK.

"Kami menghormati dan menaati proses hukum," kata Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan.

Hingga saat ini, penyidik KPK masih melakukan pendalaman untuk mengungkap konstruksi perkara, pihak-pihak yang terlibat, serta besaran potensi kerugian negara.

Sumber: RRI


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
  Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
ist.KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum, Praktik Diduga Berlangsung Sejak 2010 dan Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved