PEKANBARU – Razia narkoba di kawasan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, mengungkap temuan sabu dengan berat kotor mencapai 113,68 gram.
Dalam operasi yang digelar Selasa (3/11/2026) siang tersebut, polisi mengamankan empat pria yang seluruhnya dinyatakan positif narkoba berdasarkan hasil tes urine.
Pengungkapan itu dilakukan tim gabungan Polresta Pekanbaru bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru dengan menyisir sejumlah gang yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Empat pria yang diamankan masing-masing berinisial RR, AN, RI dan RH.
Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan seluruh pria yang diamankan positif menggunakan narkoba.
"Dari hasil razia, kami mengamankan empat orang. Hasil pemeriksaan urine terhadap keempatnya menunjukkan positif," ujar Noki.
Dari hasil penyisiran di lapangan, polisi menemukan barang bukti narkotika dengan jumlah terbesar dari pria berinisial RI.
Petugas menyita dua plastik klip bening dan satu plastik hitam berisi diduga sabu dengan berat kotor 90,29 gram.
Polisi juga mengamankan dompet hitam serta puluhan plastik klip bening.
Sementara itu, dari RR ditemukan 25 plastik klip bening berisi diduga sabu dengan berat kotor 8,09 gram.
Dari AN, petugas menyita tiga plastik klip berisi diduga sabu seberat 15,30 gram. Polisi juga menemukan satu senjata tajam dan sepotong kayu.
Adapun dari RH, barang yang diamankan berupa satu unit telepon genggam Samsung berwarna biru.
Razia yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut menyasar tiga lokasi, yakni Gang Abadi, Gang Assalam, dan Gang Bajai.
Operasi dipimpin AKP Noki Loviko dengan melibatkan personel BNN Kota Pekanbaru, Sat Intelkam, Sat Samapta, Tim Raga, serta Si Humas Polresta Pekanbaru.
Menurut Noki, petugas mendatangi sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Pemeriksaan terhadap empat pria tersebut juga dilakukan dengan disaksikan warga setempat.
Setelah pengamanan, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru.
Polisi selanjutnya menyiapkan uji cepat barang bukti, gelar perkara, serta koordinasi dengan BNN Kota Pekanbaru dan jaksa penuntut umum untuk menentukan proses hukum berikutnya.