www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ada Jejak Baru, BBKSDA Bawa Kandang 135 Kg untuk Evakuasi Harimau di Inhil
Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:41:47 WIB
BBKSDA Riau kirim kandang perangkap ke Inhil (foto/int)
BBKSDA Riau kirim kandang perangkap ke Inhil (foto/int)

INHIL - Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masih dihantui keberadaan seekor harimau yang berkeliaran di sekitar wilayah permukiman dan aktivitas warga.

Untuk mengevakuasi satwa liar tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengirimkan kandang perangkap ke Desa Danai.

Kandang perangkap itu diberangkatkan dari Tembilahan menuju Pulau Burung menggunakan speedboat pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kandang tersebut memiliki panjang 180 sentimeter, lebar 70 sentimeter, dan tinggi 100 sentimeter dengan berat mencapai 135 kilogram.

Dalam proses pengiriman, tiga petugas BBKSDA Riau turut berangkat bersama seorang dokter hewan. Perjalanan dari Tembilahan menuju Pulau Burung memakan waktu sekitar tiga jam.

Keberangkatan petugas BBKSDA Riau bersama kandang perangkap tersebut turut dilepas oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Junaidy.

Menurut Junaidy, pengiriman kandang perangkap merupakan salah satu langkah untuk mengamankan harimau yang telah membuat warga Desa Danai merasa resah.

"Kandangnya dikirim kemarin menggunakan speedboat," kata Junaidy, Selasa (11/8/26).

Humas BBKSDA Riau, Reni, membenarkan pengiriman kandang perangkap tersebut. Setelah tiba di Pulau Burung, tepatnya di Desa Danai, petugas langsung memasang kandang di lokasi yang telah ditentukan.

“Setibanya di Desa Danai, kandang perangkap langsung dipasang. Petugas BBKSDA terus berupaya melakukan evakuasi terhadap harimau tersebut,” ungkap Reni dikutip dari MCRiau.

Proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas. Tim BBKSDA Riau juga terus memantau pergerakan harimau yang hingga kini masih berada di sekitar wilayah Desa Danai.

Kepala Desa Danai, Halim, berharap upaya tersebut segera membuahkan hasil. Sebab, selama harimau masih berkeliaran di sekitar permukiman maupun wilayah yang menjadi lokasi aktivitas warga, masyarakat belum merasa aman untuk beraktivitas seperti biasa.

“Harapan kami harimau ini segera dievakuasi. Selama masih berkeliaran, warga masih takut beraktivitas,” ujar Halim.

Kekhawatiran warga semakin bertambah setelah kembali ditemukan jejak baru yang diduga merupakan jejak harimau. Masyarakat setempat bahkan memberikan panggilan "Datuk Belang" kepada satwa tersebut.

Halim mengatakan, kemunculan jejak baru menjadi indikasi bahwa harimau masih berada di sekitar wilayah Desa Danai.

Karena itu, warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di kawasan yang diduga menjadi lintasan harimau hingga proses evakuasi selesai.

Harimau Sumatera dengan nama latin Panthera tigris sumatrae merupakan satwa yang dilindungi. Keberadaannya tetap harus dijaga, tetapi ketika satwa tersebut masuk atau mendekati kawasan aktivitas manusia, penanganan perlu dilakukan secara hati-hati.

Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar, sekaligus memastikan keselamatan warga dan petugas selama proses evakuasi berlangsung.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
  Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved