www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Polisi Gerebek Tiga Gang di Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Diamankan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perkuat SDM dan Budaya Baca, Perpusnas Tetapkan 12 Relawan Literasi untuk Riau
Selasa, 02 Juni 2026 - 07:25:00 WIB
Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tahun 2026.
Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tahun 2026.

PEKANBARU – Upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat terus digencarkan melalui Program Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Sebanyak 12 relawan asal Provinsi Riau resmi ditetapkan sebagai bagian dari Relima 2026 dan akan menjalankan berbagai program pengembangan literasi di kabupaten dan kota, termasuk wilayah terpencil yang masih membutuhkan akses dan pendampingan literasi.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2026 tentang Penetapan Relawan Literasi Masyarakat Tahun 2026. Secara nasional, program ini melibatkan 360 relawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendukung penguatan ekosistem literasi masyarakat.

Para relawan mulai menjalankan tugas sejak 1 Juni 2026 hingga berakhirnya masa penugasan sesuai ketentuan yang ditetapkan Perpusnas RI.

Di Provinsi Riau, relawan yang terpilih berasal dari berbagai daerah, yakni Sugiarti dan Musrifah dari Pekanbaru, Marhalim Zaini dari Kampar, Ahmad Syuhada AM dan Sobirin Zaini dari Bengkalis, Mhd Ridwan dari Indragiri Hilir, Nasruddin Asn dari Indragiri Hulu, Budi Santoso dari Kepulauan Meranti, Nelvia Roza dari Kuantan Singingi, Maula Uswathun dari Rokan Hulu, Nur Aini Putri Setiawan dari Siak, serta Layasi Lidia Kando dari Dumai.

Program Relima tidak hanya berfokus pada peningkatan minat baca, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pengembangan literasi masyarakat secara menyeluruh. Para relawan akan menjalankan tiga tugas utama, yakni inventarisasi, pelaksanaan kegiatan literasi, dan advokasi.

Pada aspek inventarisasi, relawan bertugas melakukan pendataan terhadap potensi, komunitas, fasilitas, hingga kebutuhan literasi masyarakat di wilayah masing-masing. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program yang lebih tepat sasaran.

Sementara pada bidang kegiatan literasi, para relawan akan menggelar berbagai aktivitas edukatif, seperti pelatihan literasi digital, pendampingan taman baca masyarakat, kelas menulis, diskusi buku, hingga kampanye gemar membaca di lingkungan sekolah maupun masyarakat umum.

Selain itu, Relima juga memiliki fungsi advokasi dengan membangun sinergi bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, serta sektor swasta guna memperkuat gerakan literasi yang berkelanjutan.

Salah seorang Relawan Literasi Masyarakat asal Bengkalis, Ahmad Syuhada AM, menilai literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.

“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi bagaimana masyarakat mampu memahami informasi, berpikir kritis, dan menciptakan perubahan positif di lingkungannya,” ujarnya.

Menurut Ahmad Syuhada, dimulainya penugasan Relima pada 1 Juni 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk menguatkan karakter bangsa melalui budaya literasi.

Ia menilai literasi memiliki kontribusi besar dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun daya saing masyarakat di era modern.

Melalui kehadiran Relima 2026, budaya literasi di Provinsi Riau diharapkan semakin berkembang dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang berada di daerah terpencil. Program ini juga diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(Rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polisi kembali gerebek kampung narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Polisi Gerebek Tiga Gang di Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Diamankan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
  UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved