www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Rabu, 17 Juni 2026 - 16:51:13 WIB
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Provinsi Riau. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, luas lahan yang terbakar tercatat mencapai 15.318 hektare, dengan mayoritas kejadian terjadi di kawasan lahan gambut.

Data tersebut menunjukkan bahwa upaya pengendalian karhutla di Riau masih menghadapi tantangan besar, meskipun berbagai langkah pencegahan dan mitigasi terus dilakukan oleh pemerintah bersama sejumlah pihak terkait.

Berdasarkan data Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (BPKH) Wilayah Sumatera, sebagian besar area yang terbakar merupakan lahan gambut yang dikenal sangat rentan terhadap kebakaran dan sulit dipadamkan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menjelaskan bahwa data tersebut diperoleh melalui analisis citra satelit yang dilakukan secara kolaboratif oleh sejumlah instansi pemerintah.

"Data luasan karhutla periode Januari hingga Mei ini merupakan hasil analisis citra satelit melalui kerja sama Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional," kata Ferdian Krisnanto di Pekanbaru, Rabu (17/6/2026).

Dari total 15.318 hektare lahan yang terbakar, sebanyak 14.162,6 hektare berada di lahan gambut, sedangkan 1.155,4 hektare lainnya merupakan lahan mineral.

Sejumlah daerah di Riau tercatat mengalami kebakaran lahan dalam skala besar sepanjang awal tahun 2026.

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan luasan kebakaran terbesar, mencapai 8.237 hektare yang terdiri dari 219,4 hektare lahan mineral dan 8.017,6 hektare lahan gambut.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Pelalawan dengan luas kebakaran mencapai 4.538,8 hektare, terdiri dari 210,3 hektare lahan mineral dan 4.328,4 hektare lahan gambut.

Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hilir mencatat luas kebakaran 947,2 hektare, dengan rincian 423,5 hektare lahan mineral dan 523,7 hektare lahan gambut.

Kota Dumai juga masuk dalam daftar daerah terdampak dengan luas kebakaran mencapai 600,9 hektare, yang sebagian besar terjadi di kawasan gambut.

Data tersebut menunjukkan bahwa karhutla tidak hanya terjadi di wilayah pedalaman, tetapi juga menjangkau daerah perkotaan yang memiliki kawasan gambut cukup luas.

Dominasi kebakaran pada lahan gambut menjadi perhatian utama dalam penanganan karhutla di Riau.

Karakteristik gambut yang mudah mengering saat musim kemarau membuat lahan ini sangat rentan terbakar. Selain itu, api dapat merambat hingga ke lapisan bawah tanah sehingga proses pemadaman menjadi jauh lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Karena itu, penanganan kebakaran di lahan gambut memerlukan strategi khusus seperti pembasahan lahan secara intensif, pembangunan sekat kanal, hingga patroli rutin pada wilayah rawan.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama dalam beberapa tahun terakhir, luas karhutla pada 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Pada 2025, luas karhutla di Riau tercatat 751,1 hektare. Sementara pada 2024 mencapai 3.942,7 hektare, tahun 2023 seluas 1.860,5 hektare, tahun 2022 mencapai 2.325,9 hektare, dan tahun 2021 sebesar 6.471,5 hektare.

Meski angka tahun 2026 masih berada di bawah puncak kebakaran besar pada 2019 yang mencapai 27.724 hektare, lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan.

Untuk menekan risiko meluasnya kebakaran, tim gabungan terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan di wilayah rawan karhutla.

Ferdian mengatakan patroli dilakukan secara rutin baik melalui jalur darat maupun udara guna mempercepat deteksi dini terhadap titik panas dan potensi kebakaran.

"Upaya pencegahan karhutla terus dilakukan melalui patroli darat dan udara untuk mempercepat respons apabila terdeteksi kebakaran maupun titik panas, disertai sosialisasi serta pemantauan kondisi lapangan di desa-desa rawan karhutla," ujarnya.

Pemerintah berharap penguatan deteksi dini, patroli terpadu, serta keterlibatan masyarakat dapat menekan potensi kebakaran yang lebih luas pada musim kemarau tahun ini.

Sumber: Kompas


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved