www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:50:42 WIB
Disdikbud Pelalawan tetapkan tatap muka terbatas akibat kabut asap.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)
Disdikbud Pelalawan tetapkan tatap muka terbatas akibat kabut asap.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)

PELALAWAN – Kabut asap yang menyebabkan kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat membuat kegiatan belajar tatap muka di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, masih dihentikan sementara hingga 14 Oktober 2026.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pelalawan memutuskan tetap memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa PAUD, TK, SD, dan SMP di wilayah tersebut.

Sementara itu, sekolah di 11 kecamatan lainnya mulai kembali menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/DISDIK/2026/1095 yang berlaku pada 12–14 Oktober 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdikbud Pelalawan, Leo Nardo mengatakan, Kuala Kampar menjadi satu-satunya kecamatan yang masih menerapkan pembelajaran daring karena kondisi kualitas udaranya lebih buruk dibandingkan wilayah lain.

"Belajar daring tinggal satu kecamatan saja yakni di Kuala Kampar. PJJ masih diterapkan di sana mulai besok," kata Leo Nardo, Minggu (11/10/2026).

Di 11 kecamatan lainnya, pembelajaran tatap muka terbatas diberlakukan di Kerumutan, Langgam, Bandar Petalangan, Pangkalan Kuras, Bunut, Pangkalan Lesung, Pangkalan Kerinci, Ukui, Teluk, Bandar Seikijang, dan Pelalawan.

Meski sekolah kembali dibuka, kebijakan tersebut belum berarti kondisi udara sepenuhnya aman.

Wilayah-wilayah itu masih berada pada kategori tidak sehat sehingga Disdikbud membatasi aktivitas belajar berdasarkan jenjang pendidikan.

Siswa PAUD, TK, hingga kelas III SD tetap mengikuti pembelajaran daring. Adapun siswa kelas IV SD hingga kelas IX SMP diperbolehkan belajar di sekolah dengan kewajiban mengenakan masker. Seluruh kegiatan peserta didik di luar ruangan juga ditiadakan.

Disdikbud Pelalawan akan mengevaluasi kebijakan pembelajaran setelah masa berlaku surat edaran berakhir pada 14 Oktober.

Keputusan selanjutnya akan mempertimbangkan hasil pemantauan kualitas udara bersama instansi terkait.

Pemantauan dilakukan dengan melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Kesehatan Pelalawan.

Korwil Disdikbud di setiap kecamatan juga diminta berkoordinasi dengan camat, kepala puskesmas, kepolisian sektor, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk menentukan pola pembelajaran berikutnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan kegiatan pendidikan di tengah kabut asap tidak cukup hanya mengacu pada jadwal sekolah.

Perubahan kebijakan harus mengikuti perkembangan kualitas udara dan mempertimbangkan risiko paparan polusi bagi peserta didik.

Evaluasi pada 14 Oktober akan menjadi penentu apakah pembelajaran tatap muka terbatas dapat dilanjutkan, diperluas, atau kembali dibatasi jika kualitas udara belum memenuhi kondisi yang lebih aman.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved